Gaspol Update

Info Blog Balapan

Facebook

Buy Now
[recent]

17 April 2026

Aerox Punya Lawan Berat! Honda Airblade 160 2026 Resmi Rilis, Gantengnya Gak Ngotak!

Aerox Punya Lawan Berat! Honda Airblade 160 2026 Resmi Rilis, Gantengnya Gak Ngotak!


Buat kalian yang doyan skutik sporty tapi pengen tampil beda, ada kabar panas nih dari Vietnam. Honda baru aja pamer Airblade 160 model 2026. Penampilannya berubah total, makin galak, dan fix banget siap adu mekanik sama Yamaha Aerox!

Tampilan Makin "Sangar"

Gak ada lagi kesan kalem. Airblade terbaru ini punya lampu depan yang tajam banget. Pakai konsep double layer ala Vario 160, tapi dikasih sentuhan lampu proyektor LED Crystal Light yang kotak—mirip motor bebek super Honda Winner R. Kesannya jadi lebih modern dan intimidasi banget kalau muncul di spion!

Bye-bye eSAF!

Nah, ini yang paling rame dibahas. Airblade 160 terbaru ini nggak pakai rangka eSAF. Honda milih pakai rangka backbone baja tubular yang katanya lebih kuat tapi tetep enteng. Beratnya cuma 113 kg doang, bro! Lebih ringan 4 kg dari Vario 160, jadi buat selap-selip di macetnya kota pasti makin sat-set.

Mesin Galak, Performa Nendang

Urusan tenaga nggak usah diragukan. Mesin 160cc eSP+ 4 katupnya bisa ngeluarin tenaga 15,1 dk. Sedikit lebih bertenaga dibanding Vario 160. Pas banget buat yang suka speeding tipis-tipis tapi tetep pengen motor yang irit dan bandel.

Fitur Nggak Pelit

Biar makin kekinian, fiturnya juga lengkap:

  • Bagasi Gede: 23 liter, masuk helm full-face nggak pake drama.
  • Double Shock: Sokbreker belakangnya ada dua, jadi lebih stabil dan kelihatan kekar.
  • Colokan USB: Ada di bawah jok, jadi nggak takut HP mati pas lagi touring atau sunmori.
  • Pengereman: Udah pakai ABS buat tipe tertingginya, meski rem belakang masih tromol (yah, dikit lah kurangnya).

Harga & Varian

Di Vietnam, motor ini punya tiga varian: Standar, Spesial, dan Sporty. Harganya kalau dirupiahin sekitar Rp 37,7 jutaan. Lumayan premium ya, tapi sebanding sama gantengnya.

Kira-kira kalau masuk Indonesia, kalian bakal mending angkut Airblade ini atau tetep setia sama Aerox? Gas komen di bawah!


13 April 2026

Revolusi Yamaha 2027: Jack Miller Terancam Tersingkir, Pramac Siapkan Kursi untuk Senna Agius

Revolusi Yamaha 2027: Jack Miller Terancam Tersingkir, Pramac Siapkan Kursi untuk Senna Agius

Masa depan Jack Miller di kelas utama MotoGP kembali menjadi spekulasi panas. Menjelang perubahan regulasi besar pada musim 2027, Yamaha dikabarkan tengah menyusun strategi baru untuk tim satelit mereka, Pramac Racing. Dalam rencana tersebut, nama Miller terancam dicoret dari line-up pembalap.
Jack Miller

Strategi Darah Muda Yamaha

Yamaha berniat memanfaatkan transisi mesin dari 1.000cc ke 850cc serta perubahan aturan aerodinamika pada 2027 sebagai momen untuk merombak total fondasi tim. Alih-alih mempertahankan pembalap senior, pabrikan berlogo garpu tala ini lebih memilih untuk mempromosikan talenta muda dari Moto2.

Siapa Penggantinya?

Nama Senna Agius muncul sebagai kandidat kuat pengisi kursi Pramac Yamaha di musim 2027. Rider asal Australia tersebut mencuri perhatian setelah tampil gemilang di Moto2 awal musim 2026, termasuk kemenangan impresif di GP Amerika Serikat. Selain Agius, nama Izan Guevara juga dikabarkan masuk dalam radar radar Yamaha untuk membentuk duet rookie masa depan.

Nasib Jack Miller

Saat ini, Jack Miller masih menjalani musim keduanya bersama Yamaha dengan kontrak jangka pendek. Namun, dengan fokus Yamaha yang bergeser ke pengembangan jangka panjang menggunakan pembalap muda, peluang Miller untuk bertahan di grid 2027 tampak semakin mengecil.

Momen transisi ke era 850cc ini diprediksi akan menjadi awal dari pergeseran generasi besar-besaran di MotoGP, di mana Yamaha tampaknya ingin mencuri start dengan mengandalkan energi baru dari kelas Moto2.


Bursa Transfer MotoGP: Ai Ogura Merapat ke Yamaha, Nasib Luca Marini Jadi Tanda Tanya?

Bursa Transfer MotoGP: Ai Ogura Merapat ke Yamaha, Nasib Luca Marini Jadi Tanda Tanya?

Kabar mengejutkan datang dari garasi Yamaha. Pabrikan asal Jepang ini dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Ai Ogura untuk bergabung ke tim pabrikan Monster Energy Yamaha pada musim 2027. Ogura diproyeksikan akan menjadi rekan setim Jorge Martin, yang berarti Yamaha kemungkinan besar akan memutus kontrak Alex Rins di akhir tahun ini.

Mengapa Ai Ogura?

Meski sebelumnya santer terdengar kabar bahwa Luca Marini yang akan merapat ke Yamaha karena kemampuannya dalam menganalisis pengembangan motor, Yamaha justru memilih Ogura. Rider Jepang ini tampil impresif setelah menjuarai Moto2 tahun 2024 dan menunjukkan adaptasi yang baik bersama Trackhouse Racing (Aprilia) di musim perdananya. Hingga awal musim 2026, Ogura masih konsisten bersaing di sepuluh besar klasemen.

Lalu, Ke Mana Luca Marini?

Dengan tertutupnya pintu di Yamaha, masa depan Luca Marini kembali menjadi teka-teki. Kontraknya di tim pabrikan Honda dikabarkan tidak akan diperpanjang karena HRC lebih tertarik menduetkan talenta muda David Alonso dengan Fabio Quartararo untuk musim 2027.

Namun, masih ada secercah harapan bagi Marini. Muncul rumor bahwa Honda akan menambah motor di grid melalui kerja sama dengan tim Tech3. Jika Tech3 benar-benar meninggalkan KTM dan beralih ke Honda, Marini kemungkinan besar akan ditempatkan di tim satelit tersebut.

Dampak Domino di Grid MotoGP:

  • Raul Fernandez: Berpeluang besar bertahan di Trackhouse Racing, terutama dengan performanya yang mulai stabil.
  • Joan Mir: Dikabarkan akan meninggalkan Honda dan berpotensi mengisi kursi yang ditinggalkan Ogura di Trackhouse Racing di bawah arahan Davide Brivio.
  • Alex Rins: Nasibnya berada di ujung tanduk. Performa yang kurang maksimal dalam beberapa musim terakhir membuatnya sulit mendapatkan kursi kompetitif jika kontraknya dengan Yamaha tidak berlanjut
  • Fabio Quartararo: Juara dunia 2021 ini diprediksi akan menyeberang ke kubu Honda pada 2027 setelah merasa masa depan bersama Yamaha M1 sudah tidak lagi menjanjikan.

Pergerakan bursa transfer tahun ini terbilang sangat aktif, dan perubahan besar di musim 2027 tampaknya akan mengubah peta kekuatan tim-tim besar di MotoGP.

12 Juni 2018

Modifikasi Honda Sonic Menggunakan Ban Gambot. Keren abiss...!!!

Modifikasi Honda Sonic Menggunakan Ban Gambot. Keren abiss...!!!

Bagi beberapa orang yang suka dengan dunia modifikasi motor mungkin mereka sudah tidak kenal kata rugi, termasuk salah satunya orang ini yang mempunyai motor Honda Sonic 150 R yang telah di modifikasinya. 

Dari Instagram @hondasonic.modifikasi terdapat postingan yang dikirimkan oleh admin, sebuah foto modifikasi motor Honda Sonic 150 R. Pemilik foto asli sekaligus owner motornya dengan akun @dam_dinata menandai kiriman fotonya ke akun @hondasonic.modifikasi.


Dari postingan @dam_dinata dia memasukan beberapa info tentang apa saja yang dia modifikasi pada motor Honda Sonic 150 R milikinya. Diantaranya sebagai berikut :
  • Untuk bagian kepala @dam_dinata menambahkan Windshield Custom milik Kawasaki Ninja
  • Handle Rem menggunakan merek IGW
  • Spion Elisse (Agrass) *mirip spion tomok gitu yakk
  • Proguard hanya dibagian sebelah kanan saja merek IGW
  • Knalpot custom
  • Untuk bagian kaki - kaki dia menggunakan ban depan ukuran 80/90 merek IRC (tanpa menyebutkan tipenya) dan ban belakang ukuran 100/80 merek Corsa.
  • Gear menggunakan punya Supra GTR Original
  • Dan terakhir dia melepas juga spakbor belakang sehingga lebih terkesan keren

Demikian info modifikasi dari saya yang saya ambil dari sumber lain. Semoga bisa menjadi inspirasi modifikasi motor kalian khususnya bagi pemilik Honda Sonic Modifikasi.
Harga Mitsubishi Xpander, Spesifikasi, Tipe dan Gambar Lengkap Terbaru Juni 2018

Harga Mitsubishi Xpander, Spesifikasi, Tipe dan Gambar Lengkap Terbaru Juni 2018

Persaingan mobil di kelas MPV (Multi Purpose Vehicle) di Indonesia kini semakin meriah dengan kehadirannya produk baru dari pabrikan berlogo tiga berlian yaitu Mitshubishi dengan mengeluarkan Mitshubishi Xpander. PT. Tiga Berlian sangat optimis Mitsubishi Xpander mampu menerobos persaingan MPV (Multi Purpose Vehicle) di Indonesia. Xpander sendiri juga menjadi mobil yang paling diunggulkan dalam penjualannya di tahun 2018 ini.

Mitsubishi Xpander Tipe Ultimate

Dengan memiliki desain yang tampak tangguh dan keren serta fitur yang lengkap didalamnya Xpander sangan percaya diri untuk masuk ke pasar otomotif di Indonesia. Hal ini jelas terlihat dari banyaknya para konsumen masyarakat Indonesia yang sudah banyak menggunakan dan mengendarai Xpander di jalan raya. Ini menjadi bukti bahwa Mitsibishi Xpander sangat digemari oleh masyarakat Indonesia saat ini.
Interior Xpander
Banyak masyarakat Indonesia yang tertarik dengan Xpander karena memiliki desain ekserior dan interior yang bagus serta fitur - fitur yang dimilikinya yang lengkap. Untuk lebih tahu spesifikasi fitur dan lainnya, mari kita simak pembahasannya dibawah ini.

Tipe - Tipe Mitsubishi Xpander


TIPE ULTIMATE A/T SPORT A/T EXCEED A/T EXCEED M/T GLS M/T GLX M/T

Mitsubishi Xpander memiliki beberapa tipe seperti diatas, tentunya dari berbagai tipe diatas masing - masing memiliki spedifikasi yang berbeda - beda sebagai berikut : 

Dimensi & Berat
Satuan ULTIMATE A/T SPORT A/T EXCEED A/T EXCEED M/T GLS M/T GLX M/T
Panjang mm 4475
Lebar mm 1750
Tinggi mm 1700 1695
Jarak Roda mm 2775
Ground Clearance mm 205 200
Berat Kg 1780
Ukuran Ban mm 205/55 R16 185/65 R15



Mesin
ULTIMATE A/T SPORT A/T EXCEED A/T EXCEED M/T GLS M/T GLX M/T
Tipe Mesin 4A91 1.5L MIVEC DOHC 16-Valve
Kapasitas Mesin cc 1499
Maks. Tenaga Kuda KW(PS)/rpm 77(104)/6000
Torsi Nm/rpm 141/4000
Kapasitas Bensin Liter 45
Transmisi Tipe 4 Speed A/T 5 Speed M/T
Suspensi Depan Macpherson Strut Coil Spring
Belakang Torsion Beam
Pengereman Depan Disk Brake
Belakang Drum Brake

Harga

Untuk masalah harga tentu saja tiap tipe berbeda - beda juga. Untuk tipe tertinggi yaitu;
ULTIMATE A/T dibandrol dengan harga Rp. 253.400.000,-. 
SPORT A/T dibandrol dengan harga Rp. 245.200.000,-
EXCEED A/T dibandrol dengan harga Rp. 233.000.000,-
EXCEED M/T dibandrol dengan harga Rp. 222.600.000,-
GLS M/T dibandrol dengan harga Rp. 215.600.000,-
GLX M/T dibandrol dengan harga Rp. 197.100.000,-

18 April 2017

Miris Bener Penjualan Mx-King 40 Kali Lipatnya Dari Supra GTR

Miris Bener Penjualan Mx-King 40 Kali Lipatnya Dari Supra GTR

Ibarat telur diujung tanduk, ibarat nyali yang telah padam, dengan percaya dirinya Honda mengeluarkan Supra GTR untuk menyaingin Mx-King yang sudah lebih dulu keluar di dunia otomotif Indonesia, namun apa daya dengan segelontor keunggulan yang Supra GTR berikan salah satunya tangguh disegala medan (gatau juga sih bener apa engga. Iklannya sih begitu hihihihi) Supra GTR masih belum bisa mendongkrak angka penjualannya.


Disini yang saya lihat kenapa Honda Supra GTR masih minim di angka penjualan yaitu adalah pada sisi desain motor yang boleh dibilang ga banget. "Dari Mata Turun Ke Hati" mungkin itu yang selalu orang Indonesia rasain kalo mau milih suatu barang. Kalo dari penampilan bagus masalah kualitas menjadi hal belakangan buat orang Indonesia. Yang penting pertama adalah KEREN saat dipake.

Balik lagi ke pokok pembahasan, memang miris kalo melihat fakta angka penjualan antara Mx-King dan Supra GTR. Hampir 40 kali lipat selisihnya. Hah apa bener segitu selisihnya? Mari kita lihat data dan faktanya.

Data Penjualan Bebek 150cc
 Januari 2017
Februari 2017
Maret 2017
Yamaha MX-King
5.149 unit
6.414 unit
4.361 unit
Honda Supra GTR
517 unit
603 unit
110 unit

Kalo kita lihat pada tabel ini, angka penjualan Honda dari bulan Februari turun sangat drastis (Data AISI). Namun sama nasibnya dengan Mx-King yang juga mengalami penurunan. Jujur saya sendiri pun yang punyanya motor Ayago juga ga suka sama desain dari Supra GTR yang nanggung ga karuan.

Sekian dulu artikel saya kali ini.. ditunggu artikel yang lainnya yaaa....

11 April 2017

Testimoni Setelah Menggunakan Ban Corsa R26 untuk Sonic 150 R. Amejiiinggg..!!!! (Part 2)

Testimoni Setelah Menggunakan Ban Corsa R26 untuk Sonic 150 R. Amejiiinggg..!!!! (Part 2)

Bukan Motor Saya, Motornya Temen saya hahaha

Review lagi nih tentang ban corsa R26 nih. Jadi melanjutkan artikel yang kemarin nih, kalo kemarin kan cuma sekilas aja beberapa pendapat saya setelah menggunakan ban Corsa R26. Nah pada lanjutan artikel saya yang kemarin, saya mau membeberkan pendapat saya setel;ah saya menggunakan ban Corsa R26 ini selama baru yaaa kemarin hari minggu (9/4/17) pasang.. 

Melihat dari kontur ban atau mungkin biasa saya sebut juga alur motif pada ban, Corsa R26 ini terlihat akan sangat responsif dan stabil pada jalanan yang rata dan kering. Dan benar saja, setelah saya menggunakan dijalan aspal dan kering, kondisi motor pada saat berlari sangat stabil dan nyaman pada saat dikendarai. 

Betapa Moleknya Pinggul Shania Hahaha

Nah sementara untuk kondisi jalanan yang basah, saya sendiri belum menemukan kendala berarti pada ban ini. Pernah saya coba untuk mengendarai motor saya (Honda Sonic 150R) di kondisi jalan basah cuma gerimis dan ban ini masih tetep bisa nurut sama motor.

Setelah dipasangkan Corsa R26 ke motor saya...

Mungkin yang saya khawatirkan jika ban ini melintasi jalanan yang berpasir kayanya grip ban kurang mencengkram. Disini sudah saya wanti wanti kalo udah ketemu jalanan yang berpasir janganlah sekali sekali paksa motor menikung dengan miring apa lagi Knee Down dan Elbow Down. Hahahaha..

Sekian artikel dari saya mengenai Ban Corsa R26. Sampai jumpa di artikel selanjutnya... Dadaahh

Baca Juga



10 April 2017

Testimoni Setelah Menggunakan Ban Corsa R26 untuk Sonic 150 R. Amejiiinggg..!!!! (Part 1)

Testimoni Setelah Menggunakan Ban Corsa R26 untuk Sonic 150 R. Amejiiinggg..!!!! (Part 1)

Sebelum pasang ban Corsa R26 ke motor saya hehehe

Sedikit review tentang ban corsa R26 aja nih. Jadi ceritanya begini, awalnya udah berasa bosen pake ban lama bawaan pabrikan mereknya kalo ga salah IRC NR92. Ya ya ya.. Memang banyak juga yang mengeluhkan tentang ban bawaan dari Honda Sonic karena umur ban yang ga bisa terlalu lama dan juga gripnya ga terlalu bagus jadi suka licin licin gitu kalo dijalan. Mungkin bisa dilihat dari gambar diatas ban yang bawaan pabrikan (sebelah kanan) IRC NR92 tapak bannya sangat lebar dan sudah tipis sekali. Padahal umur pemakaiannya baru 1 tahunan saja. Jujur saya sendiri sangat kecewa sama ban IRC yang ini.

IRC NR92

Lanjut setelah asam manis penggunaan IRC NR92 ini saya menyimpulkan kalau ban ini tidak cukup bagus untuk motor saya Sonic 150 R, apalagi ditambah bobot badan saya yang memang bisa dibilang cukup gemuk ini hehehehe.... 1 tahun lebih setelah pemakaian ban IRC NR92 akhirnya saya pun memutuskan untuk menggunakan ban baru.
\
"Si Maung", Motor temen saya yang juga pake R26. Hahaha
Thanks to Jarot.

Melihat dari rekan sesama pengguna Sonic yang menggunakan ban yang baru, saya jadi penasaran untuk coba menggunaakan ban tersebut. Yap, Corsa R26. Sengaja saya menggunakan ukuran 100/80 untuk bagian belakang dari sebelumnya 80/90. Memang sangat jauh selisihnya namun karna faktor keamanan dan saya juga suka miring - miring "Ya Kali Ga Miring" makanya saya pake yang ukuran 100/80. Dengan harga Rp. 280.000 untuk ukuran 100/80, masih terbilang relatif masih terjangkau oleh kalangan anak muda, ane beli deh bannya. hahaha

Setelah selesai dipasangkan ke motor saya, penasaran deh pengen coba buat diajak jalan si "Shania" (Panggilan Motor Saya, hahahaha)... Dan performa bannya adalaaahhh...... Ammmeeejjiiinnggg.....!!!

Artikel ini berlanjut ke Part 2 yaaaa.....

Baca Juga ...... 

28 Maret 2017

Mencengangkang..!! Penjualan Honda Sonic 5 kali lipat dari Satria FI

Mencengangkang..!! Penjualan Honda Sonic 5 kali lipat dari Satria FI


ABMotoblog - Tidak tahu kenapa jika memang persaingan antara kedua motor ini selalu menjadi yang ditunggu - tunggu oleh berbagai orang terutama para kawula muda yang senang dengan kedua model motor yang ini. Persaingan diantara keduanya tidak hanya dengan melihat dari performanya namun juga angka penjualan sepeda motornya.


Suzuki Satria FI yang (katanya) jago diadu untuk balapan ternyata masih kalah juga untuk merebut hati masyarakat Indonesia untuk memboyongnya. Honda Sonic masih jadi yang diunggulkan untuk menjadi yang teratas dikelas 150cc model Ayago ini. Tragisnya, nasib penjualan Suzuki Satria FI harus tertinggal 5 kali lipat lebih dari pesaingnya Honda Sonic.

Dibandingkan dengan bulan lalu Suzuki Satria FI mampu terjual sebanyak 991 unit dan pada bulan februari angkanya turun menjadi 918 unit. Sementara Honda Sonic, pada bulan Januari mampu terjual sebanyak 2525 unit, dan pada bulan Februari mampu terangkat 2 kali lipat penjualannya menjadi 5000 unit.


Data Penjualan Ayago 150cc Januari 2017Februari 2017
Honda Sonic 150R2.525 unit5.000 unit
Suzuki Satria F150991 unit918 unit



Total penjualan 2 bulan terakhir3.516 unit5.918 unit

Sumber : Kompas.com

9 Desember 2016

Tidak Pernah Bosan, Honda Selalu Menguasai Pasar Otomotif Indonesia Data AISI November 2016

Tidak Pernah Bosan, Honda Selalu Menguasai Pasar Otomotif Indonesia Data AISI November 2016

Honda Juara
ABMotoblog - Jujur saja saya sendiri sudah bosan dan tidak penasaran mendengar kabar seperti ini cuma mau diapa lagi kalau memang pabrikan berlogo "sayap mengepak" ini selalu menjadi primadona bagi kebutuhan transportasi induvidu bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baru saja dapat kabar kalau data penjualan sepeda motor oleh AISI sudah keluar, langsung saja saya mengupdate berita terkait hal ini. Menurut data oleh AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) total penjualan sepeda motor pada bulan ini mencapai 570.923 unit per bulan November 2016 ini. Jumlahnya memang menurut dibandingkan bulan sebelumnya yang mampu memperoleh angka 571.201 unit pada bulan Oktober yang lalu. Memang terlihat tipis perbandingan penjualan sepeda motor pada dua bulan terakhir.

Seperti judul yang sudah saya tulis, Honda mampu menguasai pasar otomotif sepeda motor di Indonesia dengan perolehan presentase sejumlah 78,87 % dengan total penjualan sejumlah 450.331 unit pada bulan November ini. Di tempat kedua juga masih betah ditempati oleh pabrikan berlogo garpu tala, Yamaha. Yamaha mampu memperoleh presentase penjualan sebesar 18,82% dengan total penjualan sejumlah 107.501 unit. Dan ditempat ketiga ditempati oleh Kawasaki dengan presentase 1,41% dengan total penjualan sejumlah 8.104 unit. Di tempat keempat dengan sangat terpaksa harus ditempati oleh Suzuki dengan presentase 0,85% dengan penjualan sebesar 4.857 unit. Dan posisi kelima diisi oleh TVS dengan 0,02% dengan penjualan 130 unit saja.

1. Honda : 450.331 unit (78,87%) 
2. Yamaha : 107.501 unit (18,82%)
3. Kawasaki : 8.104 unit (1,41%)
4. Suzuki : 4.857 unit (0,85%)
5. TVS : 130 unit (0,02%)

TOTAL : 570.923 unit